Ini pengalaman pertama Ale menyaksikan pesta rakyat di Pariaman, Sumatra Barat. Pesta rakyat itu begitu meriah dan banyak orang yang datang. Ale asyik melihat-lihat, sampai akhirnya ia terlepas dari tangan ibunya. Ale lalu mencari ibunya. Berhasilkah Ale bertemu ibunya di tempat seramai itu?
Gempaaaaa!; Teriakan itu terdengar di dalam kelas. Ya ampun, apa yang harus Nina lakukan? Dia berlari-lari panik dan menjerit, tetapi Bu Guru menyuruhnya untuk berlindung. Ke mana ya, Nina haris berlari? Yuk, kita cari tahu!
Nino dan Candi membantu Nenek memasak. Memasak bersama Nenek selalu menyenangkan. Suasana dapur Nenek sangat unik, berbeda dengan dapur di rumah mereka. Nenek memasak menggunakan tungku kayu bakar. Bahan dan bumbunya pun banyak sekali. Masakan Nenek lebih lezat daripada masakan Ibu. Nino dan Candi selalu merindukan masakan Nenek. Sebenarnya apa rahasia kelezatan masakan Nenek? Apakah ada hubung…
Setiap pekan rumah lamin tempat tinggal Lulu dikunjungi tamu. Lulu akan menari menyambut kedatangan mereka. Lulu sudah siap. Tapi, ada yang kurang. Di mana gong? Lulu mencari sebuah gong besar. Tapi, ia tak menemukannya. Padahal, pertunjukan tari akan segera dimulai. Untuk apa gong? Berhasilkah Lulu menemukan gong?
Damki adalah mobil pemadam kebakaran yang baru saja bertugas. Dia pikir, tugasnya hanyalah memadamkan api. Namun, ternyata tidak demikian. Ada banyak tugas tak terduga yang harus Damki selesaikan. Yuk, cari tahu apa saja tugas Damki sebagai mobil pemadam kebakaran.
Sepanjang malam hujan turun. Kino tidur sambil kedinginan. Saat bangun, Kino merasa lapar. Ia pun mencari makanan kesukaannya. Namun, sesuatu mengintai di balik semak. Kino pun lari menyelamatkan diri. Aduh, apakah Kino selamat? Yuk, ikut lari bersama Kino.
Tri sedang sakit. Ia tak boleh mendekati temannya sebab mereka bisa ketularan. Velo ingin membantu Tri. Ia ingin memberi Tri makanan lezat, tetapi ia tak boleh mendekat. Bagaimana, ya?
Gendis sakit perut. Kata Nenek, ia masuk angin. Lalu, Nenek membuat ramuan untuk Gendis. Ramuannya diambil dari kebun. Gendis penasaran. Ramuan apa yang Nenek buat? Bagaimana cara membuatnya? Yuk, ikuti cerita Gendis dan Nenek.
Mahfudz menemukan uang lima puluh ribu di depan kelasnya. Sebagai anak jujur, dia harus mencari pemilik uang berwarna biru itu. Ternyata bukan hanya Mahfudz yang jujur, teman-temannya pun tak ada yang mau mengakui barang yang bukan miliknya. Lalu, siapakah sebenarnya pemilik uang itu? Temukan jawabannya dalam kisah menarik ini.
Dengan uang celengannya, Ruru membeli stoples besar madu. Dia lalu membawanya ke rumah Piko, sahabatnya, yang sedang sakit. Namun, ketika sore hari Ruru baru ingat. Sore ini dia akan pergi ke pasar swalayan. Dan Dia akan membeli baju baru dengan uang celengannya. Apakah Ruru menyesal? Inilah kisah tentang persahabatan dan belajar berbagi!