Persediaan makanan Sipet sudah habis. Dia harus mengumpulkan kacang lagi. Ayo bantu Sipet temukan dimana kacang dia!!!
Kak Gio suka berkirim pesan. Dia mengirim gambar lucu juga. Mika diam-diam ikut mencoba. Namun . . . mengapa Kak Gio dimarahi gurunya?
Ciko, Cimi, dan teman-temannya akan belajar arti pepatah tersebut, yaitu untuk tidak menilai orang terlebih dahulu sebelum mengenal mereka lebih dekat. Semuanya bermula ketika mereka menemukan rumah pohon misterius di tengah hutan. Bagaimana kelanjutannya? Yuk, kita baca bersama.
Ada seekor anak monyet bernama Surili keluar dari sarang. Dia terkejut melihat benda aneh di bawah pohon. Benda itu bentuknya panjang dan berlubang-lubang. Surili pikir benda itu mati karena diam saja. Ketika Tupai dan Ular melihat benda itu, mereka pun terkejut. Kira-kira apa ya, benda yang membuat Surili dan teman-temannya terkejut? Baca yuk, buku ini hingga selesai
Badak kecil itu punya nama indah, Rinosera Culasatu. Panggilannya Tutu Banting Pintu. Pasti ada sebabnya. Brak! Bunyi pintu dibanting. Semua orang kaget. Nenek bahkan mengira terjadi gempa. Apakah Tutu akan lebih hati-hati menutup pintu?
Namaku botol plastik. Hujan badai membuatku tertelan ombak. Aku hamper dimakan burung. Aku juga ditelan paus. Aku takut sekali. Apa yang akan terjadi kedapaku? Bisakah kau menolongku?
Farah suka menggambar. Gambar-gambarnya unik sekali. Ia mencampur pewarna, kertas, biji-bijian, dan kain. Suatu hari, Farah mengikuti lomba. Namun, ia kehilangan pensil merah. Farah menjadi panik. Ia meminjam pensil merah kepada teman-temannya. Namun, semua sedang membutuhkan pensil merah. Lalu, apa yang dilakukan farah keumdian? Mampukah ia menyelesaikan gambarnya?
Saki anak yang manis. Dia suka makan yang manis-manis. Saki suka makan es krim, permen dan cokelat. Pada suatu hari ... aaarrr! Gigi Saki ngilu saat menjilat es krim. Wah, gigi Saki kenapa ya?
Aku bertualang ke kebunku. Kubawa lup dan teropong kesayanganku. Kutemukan banyak hewan lucu. Tiba-tiba ada hewan menyengatku. Apa yang terjadi setelah itu?
Miki senang berteman dengan Anya. Permainan ketipung Anya sungguh hebat. Namun, suatu hari Anya mendadak meninggalkan Miki. Anya tak datang lagi ke tempat mereka biasa bermain bersama. Apa yang terjadi? Haruskah Miki mencarinya? Ayo, kita cari tahu dengan membaca buku ini bersama-sama!